Minggu, 20 Februari 2011

Tentang Penyakit Stroke

Di Indonesia Stroke adalah penyakit nomer 3 yg mematikan setelah jantung dan kanker.Bahkan menurut survei Depkes th 2004 stroke adalah penyakit pembunuh nomer 1 di RSU pemerintah di berbagai daerah di Indonesia.
Diperkirakan ada 500 ribu penduduk yg terkena penyakit stroke,Dari jumlah itu,sepertiga bisa pulih,sepertiga mengalami gangguan fungsional ringan sampai sedang dan sepertiga lainnya mengalami gangguan fungsional yg berat mengharuskan mereka tidur terus menerus di kasur.

Apakah itu stroke ?
Stroke termasuk penyakit pembuluh darah otak yg ditandai dengan kematian jaringan otak,karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak.Menurut WHO ; gejala gejala defisit fungsi susunan saraf yg diakibatkan oleh penyakit pembuluh darah otak dan bukan yg lain dari itu.
Ada berapa macam stroke ?
Stroke ada 2 macam : yg iskemik dan hemoragik.
Iskemik   : disebabkan aliran darah ke otak berhenti karena aterosklerosis (penumpukan kolesterol pd dinding pembuluh darah) atau bekuan darah yg telah menyumbat suatu pembuluh darah ke otak.
Hemoragik : Disebabkan pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yg normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya.Hampir 70% kasus stroke hemoragik terjadi pd penderita Hipertensi.
Bagaimana mengetahui gejala stroke ?
Gejala stroke:  1. Kelemahan atau kelumpuhan lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh
                       2. Hilangnya sebagian penglihatan atau pendengaran
                       3. Penglihatan ganda
                       4. Pusing
                       5. Bicara tidak jelas (pelo)
                       6. Sulit memkirkan atau mengucapkan kata kata yg tepat
                       7. Tidak mampu mengenali bagian dr tubuh
                       8. Pergerakan yg tidak biasa
                       9. Hilangnya pengendalian terhadap kandung kemih
                      10. Ketidak seimbangan dan terjatuh
                      11. Pingsan
Bagaimana mendiagnose penyakit stroke?
Untuk menentukan kerusakan pd otak sekaligus evaluasinya ada 2 cara: CT scan dan Magnetik Resonance Imaging (MRI). Untuk memperkuat diagnose biasanya dilakukan sekaligus,CT scan dan MRI

Apa sajakah faktor resiko stroke?Apa faktor resikom itu?
Penyakit atau keadaan yg menyebabkan atau memperparah stroke disebut dgn Faktor Resiko Stroke.
Penyakit tersebut di atas antara lain Hipertensi, penyakit Jantung,Diabetes melitus, Hiperlipidemia (kadar lipid yg tinggi dlm darah)., Keadaan lain yg dapat menyebabkan adalah usia lanjut,merokok,suku bangsa (negro/spanyol), jenis kelamin (pria), kurang olahraga.

Bagaimana agar  tidak kena stroke ?
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.Selagi stroke masih bisa dicegah, kenapa tak mencoba?
Pertama dengan perilaku hidup sehat sejak dini.Kedua pengendalian faktor resiko secara optimal harus dijalankan .Ketiga melakukan medical check up rutin dan berkala.

Bagaimana penanganan Stroke?
Jika mengalami stroke segera lakukan pemeriksaan utk menentukan apakah penyebabnya bekuan darah atau perdarahan yg tak bisa diatasi dengan obat penghancur bekuan darah..
Penderita biasanya dipasang infus dan diberikan oksigen. untuk memasukkan cairan dan zat makanan.
Sekita 24-25% penderita stroke pasien mengalami stroke berulang.

Harapan kesembuhan stroke?
Ada sekitar 30-40% penderita stroke yg masih dapat sembuh secara sempurna asalkan ditangani dalam jangka waktu 6 jam atau kurang dari itu.Hal ini penting sekali agar penderita tak mengalami cacat.Kalaupun ada sisa gejala seperti agak pincang, bicara pelo,masih bisa disembuhkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar